Menggagas Kawasan Industri Terpadu di Tulungagung


Kawasan Industri Terpadu merupakan sebuah kawasan terpadu yang dikelola secara terintegrasi yang menyediakan berbagai macam fasilitas keperluan industri mulai penyediaan gudang, air bersih, listrik, tempat produksi pengelolaan limbah terpadu, infrastruktur seperti jalan atau pelabuhan.

Potensi Daerah

Tulungagung merupakan kabupaten yang sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani. Pada masa lalu sebagian wilayah tulungagung terutama bagian selatan merupakan wilayah rawa yang menampung luapan sungai brantas. Saat ini pertanian merupakan sektor dominan di Tulungagung, sementara sektor industri kebanyakan didominasi industri kecil dengan beberapa industri yang lebih besar. Selain itu tulungagung merupakan penghasil marmer dengan pusat tambang utamanya berada di desa besole, kecamatan besuki.

alun-alun

suatu sore di alun-alun tulungagung (koleksi pribadi)

Penduduk usia produktif banyak yang bekerja diluar Tulungagung sebagai tenaga kerja dikota-kota besar seperti jakarta dan surabaya maupun diluar negeri sebagai TKI/TKW. Tulungagung merupakan pemasok TKI/TKW terbesar di Jawa Timur selain Ponorogo. Sehingga tenaga kerja disektor pertanian lebih banyak didominasi oleh para orang tua.

Saat ini Tulungagung memiliki 2 PLTA yaitu PLTA Tulungagung di desa Sidem Kecamatan Besuki dan PLTA Wonorejo di desa Wonorejo Kecamatan Pagerwojo yang keduanya di kelola oleh Unit Pembangkitan Brantas PT. Pembangkitan Jawa Bali. Sumber tenaga listrik sangat diperlukan untuk mengembangkan sebuah kawasan industri terpadu. Dengan memiliki 2 PLTA ini sebenarnya sangat dimungkinkan untuk mendirikan sebuah kawasan industri terpadu di kabupaten Tulungagung.

Pemilihan Lokasi

Pendirian Kawasan Industri ini sebaiknya juga tidak mengorbankan area pertanian yang sudah ada, namun dengan memanfaatkan lahan lain yang masih belum terkelola dengan baik. Sebagai contoh Kawasan Industri Ngoro (Ngoro Industri Persada) di mojokerto berada di lereng gunung penanggungan,  bukan didataran rendah maupun lahan persawahan. Pendirian Kawasan industri terpadu di Tulungagung juga bisa mengikuti konsep ini.

Sebuah kawasan industri terpadu selain mendapat pasokan listrik yang cukup, juga harus berada di lokasi yang tepat. Secara geografis wilayah tulungagung bagian utara dan tengah dengan luas wilayah 60% dari luas wilayah Tulungagung merupakan pegunungan dan dataran rendah dengan area  pertanian yang subur. Sedangkan tulungagung sebelah selatan (40% dari luas wilayah tulungagung) merupakan wilayah perbukitan yang tandus.

Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa yang sedang dibangun pemerintah juga melintasi wilayah tulungagung bagian selatan. Selain itu saat ini sedang dikembangkan Pelabuhan bertaraf internasional di Kabupaten Pacitan yang memudahkan distribusi hasil industri dan pertanian kawasan jawa timur bagian selatan.

Dengan fakta-fakta kondisi geografis, lahan relatif tandus yang kurang cocok untuk lahan pertanian, jalan lintas selatan, Pelabuhan Internasional di Pacitan serta keberadaan PLTA Tulungagung di Tulungagung selatan maka lokasi kawasan industri terpadu ini lebih tepat dikembangkan di wilayah Tulungagung selatan. Selain itu di Tulungagung bagian selatan juga sudah berdiri Perusahaan Tambang marmer sejak lama.

Peranan Pemerintah Daerah

Pendirian kawasan industri terpadu harus mendapat dukungan penuh dari semua stakeholder terutama Pemerintah Kabupaten sebagai regulator dalam hal ini memiliki peranan yang sangat sentral.

Tata kelola yang baik akan menentukan keberhasilan kawasan industri terpadu. Dengan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel, pendirian kawasan industri terpadu akan memberikan manfaat yang optimal bagi semua pihak yang terlibat terutama pelaku industri, masyarakat sekitar kawasan dan pemerintah kabupaten. Sebaliknya tata kelola yang buruk akan menyebabkan investor enggan untuk melakukan investasi di Tulungagung.

Sarana, Prasarana, dampak sosial dan lingkungan

Sarana dan prasarana pendukung mulai dari air bersih, pengelolaan limbah terpadu, perijinan, jalan raya, pemukiman juga harus dipersiapkan dengan baik. Selain itu masyarakat sekitar juga harus terlibat, karena pada akhirnya mereka yang akan terkena imbas dari kawasan industri terpadu ini.

Dampak pendirian kawasan industri terhadap ekosistem dan lingkungan hidup perlu dikaji secara mendalam dan hati-hati. Setiap perubahan, terutama pendirian kawasan industri akan mengakibatkan adanya perubahan ekosistem disekitar kawasan. Limbah industri harus dikelola dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Perubahan lingkungan hidup, efek-efek polusi udara, air, tanah, suara akibat pendirian kawasan industri perlu diteliti lebih dulu sehingga resiko yang muncul dapat dicegah, diatasi dan dikelola dengan baik.

Pendirian kawasan industri akan menghasilkan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Sama seperti dampak lingkungan, dampak sosial ini juga perlu di teliti terlebih dahulu sehingga resiko konflik sosial, perubahan tatanan sosial sebagai akibat dari pendirian kawasan industri bisa dikelola dengan baik.

Sebuah preliminary study yang menyeluruh dan mendalam tentang dampak sosial, lingkungan hidup akibat pendirian kawasan industri pada masyarakat sekitar harus dilakukan sehingga pendirian kawasan industri ini memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dalam hal ini kontribusi masyarakat, akademisi, tokoh agama, organisasi pelestarian lingkungan hidup sebagai mitra industri dan pemerintah akan sangat diperlukan.

Manfaat

Pendirian kawasan industri terpadu memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan ekonomi suatu daerah. Pendirian kawasan industri terpadu akan membuka kesempatan kerja, mengurangi urbanisasi dan meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat sekitar serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten. Sebuah kawasan industri harus dikelola berdasarkan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan hidup, berorientasi kesejahteraan masyarakat sekitar sehingga manfaat adanya kawasan industri yang berwawasan lingkungan bisa dirasakan semua pihak.

About these ads

8 thoughts on “Menggagas Kawasan Industri Terpadu di Tulungagung

  1. Tambang Emas di Trenggalek juga bisa di jadikan strategy alternative Pak Bupati, tentunya memerlukan penunjang dari sektor lain, Joint Operations dengan melibatkan para profesional – banyak yg bisa di kembangkan potensi Minerals di lahan tandus gunung kidul sangat menjanjikan dan belum di gali.

    Libatkan Professional2 asli Tulungagung yg banyak bermukim di L/N dan luar daerah. beri mereka insentif untuk mengembangkan daerah asalnya. Hidup Tulungagung

  2. potensi wisata tulungagung juga sangat menjanjikan. sayang belum banyak tersentuh. di daerah timur tulungagung khususnya, aksesnya masih buruk. padahal kalau mau memperbaikinya, akan sangat membangun ekonomi warga sekitar.

  3. Hanya wacana, kamipun yg muda berwacana juga mampu..bagaimana menata pembangunan dan kemajuan perekonomian Tulungagung..Realisasi dari kepala pemerintah khususnya bupati sama sekali Nol..dari dulu sampai sekarang gitu-gitu aja tu kota..emang terasa adem ayem, gak ada gejolak perkembangan yg berarti..yg menjamur malah lokasi karaoke dan warung kopi..seakan pemuda tulungagung dibuatkan kawasan hiburan dan “memalaskan” warga dengan warkop..

    gak ada investor satu pun yang masuk, untuk mengurangi angka pengangguran..

    Mengerikan…!!

    • dear dimas,

      saya sangat mengapresiasi dan selalu mendukung siapapun terutama para pemuda-pemuda yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap kabupaten ini. blog ini adalah salah satu upaya saya dalam men-share pemikiran2, gagasan dan ide-ide saya kepada siapa saja. harapannya adalah semakin banyak yg tahu, semakin besar kemungkinan orang yg akan mendukungnya. mari sebarluaskan gagasan, wacana yang kita miliki kepada masyarakat. saya yakin jika semakin banyak yg mengetahui ide2 kita, dukungan untuk mewujudkannya akan semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s