Mereview kembali visi misi organisasi

Balance scorecard di turunkan dari visi misi organisasi. Setiap organisasi, apapun jenisnya baik organisasi non profit maupun organisasi yang mencari keuntungan memiliki visi misi yang menjadi ruh dalam setiap aktivitas organisasi tersebut. Dari visi misi organisasi ini di turunkan menjadi kumpulan action organisasi. Set of action itulah yang diukur dalam Kpi-Kpi untuk mendapatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.

Visi misi organisasi menjawab beberapa pertanyaan penting seperti: mengapa organisasi tersebut ada ? Siapa yang memerlukan organisasi ini ? Apa yang bisa diberikan organisasi kepada stakeholder ? Apa yang membuat organisasi ini berbeda dengan organisasi yang sejenis ? Pernyataan visi misi organisasi haruslah jelas, tidak terlalu abstrak serta mudah di mengerti. Visi misi menjelaskan role organisasi. Pernyataan visi misi organisasi harus luas untuk perkembangan dan pertumbuhan organisasi namun cukup untuk membuat jalannya organisasi tetap fokus dan terkendali. Baca lebih lanjut

Iklan

Masalah Data KPI Pada Awal Implementasi SPK

Salah satu kesulitan yang dihadapi dalam tahap awal implementasi sistem pengelolaan kinerja (SPK) adalah masalah pengumpulan data. Bukan rahasia lagi kalau sebagian besar organisasi di negeri ini kurang memperhatikan masalah penyimpanan data/dokumentasi. Masalah dokumentasi sering dianggap sebagai aktivitas sampingan yang tidak penting sehingga hanya membuang-buang waktu saja. Lebih baik melakukan assigment yang diberikan oleh atasan daripada melakukan dokumentasi dari assigment atau prosedur-prosedur standar yang dilakukan departemennya.

Masalah tidak adanya dokumentasi juga terjadi pada bidang IT. Pengembang IT lokal terutama skala menengah ke bawah sering kali mengabaikan pentingnya dokumentasi program. Padahal penjelasan singkat pada baris-baris source code program sangat membantu pemahaman logika dan jalannya software. Developer software memerlukan waktu untuk kembali memahami baris-baris kode program yang telah di tulisnya jika kembali melanjutkan mengembangkan software yang telah dibuatnya. Waktu yang lebih lama di perlukan oleh programmer baru untuk memaham kode program yang ditulis programmer sebelumnya, karena setiap programmer memiliki style yang berbeda satu sama yang lainnya. Baca lebih lanjut

Amal yang paling disukai Allah SWT

Allah SWT menyukai manusia yang selalu berusaha untuk taqarrub ke pada-Nya, dengan menggunakan semua kenikmatan yang diberikan, baik nikmat dhohir maupun nikmat bathin. Semua perbuatan yang dilakukannya semata-mata ditujukan untuk meraih ridha Allah.

Dalam suatu kesempatan seorang shahabat Nabi SAW yang bernama Ibnu Mas’ud ra bertanya kepada Nabi SAW:

Ya Nabi SAW, amalan apa yang paling disukai Allah SWT ? Nabi SAW menjawab,
"sholat tepat pada waktunya". Ibnu Mas'ud bertanya lagi, " kemudian apa lagi ?".
Rasulillah SAW menjawab "berbakti kepada orang tua". Ibnu mas'ud bertanya lagi,
"kemudian apa lagi ya Rasulillah ?". Rasulillah SAW menjawab "Berjihad di
jalan Allah". Hadist diriwayatkan oleh mutafaqalaih

Baca lebih lanjut

Kartoo..meta search engine rasa visual

Makin kreatif aja ide orang-orang yang berbisnis di search engine. Setelah generasi yahoo, altavista, msn (yang sekarang diganti menjadi live) kemudian di susul oleh fenomena google dengan sederet layanan gratisnya sekarang muncul search engine khusus untuk coders yaitu krugle. Selain itu makin banyak mesin metacrawler yang bermunculan. Metacrawler adalah tool yang mengumpulkan hasil pencarian dari berbagai mesin pencari seperti yahoo, live, maupun google.

Ada lagi meta search engine yang bernama kartoo. Kartoo adalah meta search engine yang menggunakan teknologi metacrawler. Keistimewaan kartoo adalah hasil pencarian ditampilkan dalam sebuah network map dalam format macromedia flash. Baca lebih lanjut

Strategy Map

Strategy Map adalah sebuah diagram yang menunjukan visi, misi, strategi organisasi diimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari pada setiap unit bisnis dengan menggunakan Kpi. Dengan menggunakan strategy map bisa di dilihat dengan jelas keterkaitan antar visi, misi organisasi dengan Kpi. Strategy Map dibuat dengan menghubungkan strategic objectif organisasi secara eksplisit dengan masing-masing Kpi yang dikelompokan dalam ke empat perspektif balance scorecard (financial, customer, internal business process dan Learning & growth ). Kaplan memperkenalkan strategy map sebagai transformasi balance scorecard dari sistem pengelolaan kinerja menjadi sistem manajemen strategik. Konsep ini diperkenalkan pada tahun 2001.

Strategic objectif di deploy menjadi beberapa strategi pada setiap perspektif. Strategi-strategi tersebut saling terkait dalam hubungan yang disebut sebagai cause effect relationship. Beberapa strategi akan mensupport strategi yang lain, demikian pula sebaliknya beberapa strategi didukung oleh strategi yang lain. Dalam strategy map tidak ada strategi yang berdiri sendiri. Strategy Map menjadi bagian dari framework balance scorecard untuk mendapatkan tampilan visual dari strategi untuk value creation organisasi.

Strategy map memiliki karakteristik sebagai berikut:

Baca lebih lanjut

Memahami Critical business process

Salah satu aspek dalam company performance management adalah melakukan indentifikasi proses-proses bisnis kritis perusahaan. Seorang manajer harus memahami dengan pasti proses-proses bisnis kritis perusahaannya. Manajer yang tidak bisa memahami dengan pasti proses-proses bisnis kritis perusahaan bisa dipastikan akan mengalami kesulitan dalam mengelola kinerja perusahaannya.

Pengertian critical business process sendiri adalah aktivitas-aktivitas bisnis penting dalam perusahaan tersebut yang apabila tidak di penuhi akan mengakibatkan keseluruhan proses bisnis perusahaan tidak akan berjalan. Masing-masing perusahaan memiliki critical business process yang berbeda-beda sesuai dengan nature business perusahaan tersebut. Critical business process perusahaan ekspedisi tentu berbeda dengan perusahaan baja karena nature business keduanya jelas berbeda. Sebagai contoh critical business process diperusahaan ekspedisi mungkin: Baca lebih lanjut

Komitmen Top level manajemen pada implementasi system

Implementasi sebuah sistem apakah itu sistem manajemen kinerja, ISO, IT maupun sistem yang lainnya di perusahaan/organisasi membutuhkan dukungan dari semua pihak yang terlibat. Implementasi sebuah sistem tidak serta merta bisa berjalan dengan mulus. Ada banyak hal yang menyebabkan kegagalan implementasi. Faktor-faktor seperti sosialisasi & edukasi sistem, anggota team yang terlibat menentukan sukses tidaknya implementasi.

Sebuah sistem manajemen bisa diusulkan oleh staff maupun berasal dari inisiatif dari top level manajemen sendiri. Implementasi sistem yang berasal dari inisiatif top level manajemen relatif lebih berhasil. Hal ini dikarenakan top level manajemen mempunyai kewenangan dalam menyediakan sumber daya yang diperlukan. Baca lebih lanjut