Yahoo Developer Network

Yahoo meluncurkan program terbaru yaitu yahoo developer network. ehm…seakan ngga mau kalah dengan google yang meluncurkan Google API. Bedanya dengan google yang harus menggunakan lisensi, SDK dari yahoo ini gratis. Mengusung semangat web 2.0 yang sekarang lagi panas-panasnya dibicarakan orang dengan AJAX,. Wah bakalan terjadi perang besar di bisnir pencarian dokumen yach. Asalkan banyak gratisnya aja karena toh ujung-ujungnya para konsumennya yang bakalan di untungkan.

Technorati Profile

Persistence Layer dengan Hibernate

Pada artikel lain yang di posting dalam blog ini sudah memberikan gambaran sekilas mengenai permasalahan Object persistent layer dalam pemrograman berorientasi object. Pada artikel lain kita juga sempat membahas sebentar mengenai Hibernate, salah satu object persistent layer framework. Sebenarnya ada banyak persitence framework terutama yang ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman java, seperti oracle top link, kodo, EJB (Enterprise Java Bean) dan lain sebagainya. Hibernate banyak digunakan karena lebih simple dibandingkan EJB/EJB 2, sehingga tidak salah jika spesifikasi EJB 3 yang akan di luncurkan banyak mengadopsi hibernate.

Kali ini kita akan membahas bagaimana menggunakan hibernate sebagai object persistent layer diartikel yang akan datang Insya Allah akan dibahas tentang integrasi hibernate dengan web framework java yang lain seperti spring dan JSF.

Download release terbaru hibernate, extract file hasil download tersebut di sembarang direktori di komputer anda. Gunakan java IDE supaya produktivitas pemrograman anda menjadi lebih baik daripada menggunakan teks editor. Ada berbagai macam IDE untuk pemrograman java dari yang gratisan tapi kualitasnya sangat bagus seperti eclipse, netbeans, java sun studio, jdeveloper maupun yang berbayar seperti IntelliJ, Borland JBuilder, IBM Websphere dam lainnya. Saya sendiri menggunakan eclipse sebagai tool sehari-hari.

Tahap pertama yang dilakukan adalah menentukan domain model. Pada tahap ini dibuat class mapping, class model, dan hibernate configuration. Sebagai contoh kasus kita menggunakan sebuah domain model aplikasi yaitu class User yang disimpan dalam tabel Users di database. Baca lebih lanjut

Apa kbr blog hari ini…?

ehm…sebenarnya sekarang sudah waktunya pulang kerja, cuman kok rada males apa lagi ditambah seharian ini surabaya hujan terus padahal menurut cuaca yang sebenarnya bulan-bulan maret-april seperti sekarang ini seharusnya sudah mulai masuk musim kemarau. Pemanasan global dan pencemaran bumi sering dituding sebagai penyebab tidak teraturnya siklus cuaca. Ngomong-ngomong tentang pulang telat sebenarnya malah bisa dibilang kalo saya sendiri ( ;;) ) jarang sekali pulang tepat waktu alias telat.

Sebenarnya ada banyak manfaat yang bisa didapatkan kalo kita pulang telat, khususnya jika jam-jam pulang kerjanya hampir mendekati waktu magrib (sekitar jam-jam 5 sore), antara lain

  • Shalat magribnya bisa diawal waktu. Waktu magrib singkat, sehingga daripada telat shalat magrib ato malah shalatnya terburu-buru, mending pulangnya nunggu abis shalat magrib. Hayo setuju ngga?
  • Bisa menghindari kemacetan. Jam-jam menjelang magrib biasanya adalah jam-jam kemacetan (kasus di surabaya saja, ngga tau d kota lain), soalnya banyak orang pengen cepat nyampe ke rumah. Daripada terjebak macet mending pulangnya nunggu macetnya reda.
  • Bisa nge-blog. Nah ini dia… daripada memanfaatkan jam kerja untuk ngeblog mending gunakan waktu nunggu shalat magrib untuk nge-blog.

Nah itu dia diantaranya manfaat pulang telat…untuk ruginya pulang telat & komentarnya silahkan isi di comment..

monggo dilanjut mang….

Persistence Problem dalam Dunia Object Oriented Language

Selama bertahun-tahun masalah mengelola persistent data mejadi topik panas dalam dunia pemrograman berorientasi object. Data menurut masa hidup (daur hidup) dalam aplikasi komputer dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu persistent data dan non persistent data. Persistent data adalah data yang dapat digunakan kembali jika komputer dimana aplikasi kembali dinyalakan. Sedangkan non-persistent data adalah kebalikannya. Masa hidup sebuah non-persistent data hanya selama aplikasi tersebut di gunakan. Jika komputer dimana aplikasi tersebut down maka data tersebut akan hilang.

Jika kita berbicara mengenai persistent data dalam sebuah aplikasi, maka kita bicara mengenai Relational Database dengan SQL sebagai senjata utamanya. Relational Database tidak terkait dengan salah satu bahasa pemrograman komputer demikian pula sebaliknya. Perkembangan teknologi relational database berjalan bersama seiring dengan perkembangan bahasa pemrograman komputer. Bicara mengenai relational database adalah bicara mengenai entitas. Relational Database menyediakan fasilitas sharing data antar aplikasi maupun antar bagian aplikasi (contoh: antara transactional system & reporting system) sehingga relational database disebut dengan enterprise-wide representation of business entities (C. Bauer, Manning: Hibernate In Action). Baca lebih lanjut

Berkenalan sekilas dengan Hibernate

Artikel ini merupakan salah satu sub bab dari buku Tugas Akhir saya yang dibuat pada paruh pertama tahun 2005.

Hibernate adalah salah satu teknologi object relational persistence mapping (ORM) dan query service. Transformasi persistent data dari sebuah representasi data (relational database) ke sebuah representasi data yang lain (java objects) ataupun sebaliknya adalah fungsi yang sebenarnya dilakukan oleh ORM.

Dalam aplikasi pemrograman yang berorientasi objek, persistence memperbolehkan sebuah objek untuk bisa tetap ada diluar proses aplikasi yang membuatnya (C. Bauer & Gavin King, Manning: Hibernate In Action). State dari objek tersebut disimpan pada datastore dan objek dengan state yang sama suatu saat dapat di buat kembali jika aplikasi dijalankan lagi.

Transient Object adalah object yang dibuat dimana state dari objek ini tidak disimpan pada datastore, sehingga tidak dapat dibuat kembali sebuah objek dengan state yang sama suatu saat. Masa hidup sebuah transient object terbatas pada proses yang membuatnya. Kebanyakan objek pada aplikasi terdiri dari gabungan persistent dan transient objek sehingga diperlukan sebuah sub-sistem yang menangani persistent objek

Domain model adalah representasi dari business entities yang digunakan dalam aplikasi java. Dalam arsitektur aplikasi yang terbagi menjadi beberapa layer, domain model digunakan untuk menjalankan business logic pada business layer (pada java bukan pada database). Business layer berhubungan dengan persistence layer untuk proses loading dan menyimpan persistent object dari domain model.

ORM adalah middleware pada persistence layer yang menangani persistent object. ORM bukan merupakan satu-satunya solusi permasalahan yang digunakan untuk menangani persistent object, cara lain yang bisa digunakan adalah dengan EJB atau langsung memakai SQL yang mengkopi nilai yang dari JDBC result set pada persistent object di domain model. Baca lebih lanjut