Enterprise Dashboard, tool untuk eksekutif..


Seperti seorang pilot pesawat terbang, pimpinan perusahaan merupakan pilot bagi perusahaanya. Pemimpin perusahaan harus bisa memutuskan kapan pesawatnya harus take off, kapan harus melakukan manuver, bagaimana mengemudikan pesawat dalam cuaca buruk serta harus bisa melakukan landing dengan smooth. Untuk dapat mengemudikan pesawat dengan baik, pilot dibantu sebuah panel kontrol di ruang kemudi yang berfungsi memberikan informasi mengenai segala suatu yang berkaitan dengan pesawat yang dikemudikannya. Dengan panel kontrol tersebut pilot dengan mudah mengetahui informasi-informasi seperti ketinggian pesawat, arah dan kecepatan angin, volume bahan bakar dan lain sebagainya. Sama seperti pilot, pengemudi mobil, sepeda motor, nahkoda kapal juga dilengkapi dengan panel kontrol sebagai bantuan untuk mengemudikan kendaraannya.

Seorang pilot yang telah memiliki jam terbang ribuan mungkin saja sudah bisa menerbangkan pesawat tanpa menggunakan panel kontrol hanya dibantu dengan feeling dan pengalamannya saja (walaupun kondisi ini tidak mungkin terjadi karena ketatnya regulasi penerbangan). Namun bisa dibayangkan betapa ketakutan menghampiri setiap penumpangnya jika mengetahui bahwa pesawat tersebut ternyata tidak dilengkapi dengan panel kontrol, anda tentu tidak mau naik pesawat seperti itu juga khan ? Seorang pengemudi motor mungkin bisa saja mengemudikan motor yang tidak memiliki spedometer, namun bisa saja motor tersebut tiba-tiba berhenti karena bensin habis atau kena tilang karena melebihi batas kecepatan yang ditentukan. Sama seperti pilot, pengemudi motor, pimpinan perusahaan juga harus memiliki tool yang bisa digunakan untuk membantu mengemudikan jalannya perusahaan mereka.

Sejak era komputer mainframe di tahun 1950-an, pebisnis sudah menggunakan komputer untuk membantu menjalankan roda bisnisnya. Bidang-bidang seperti akuntansi dan administrasi sangat terbantu dengan pemakaian aplikasi komputer. Laporan keuangan dapat diselesaikan lebih cepat menggunakan komputer daripada manual. Dahulu untuk mendapatkan laporan penjualan, pimpinan perusahaan harus menelpon bagian penjualan. baru laporan penjualan bisa diperoleh. Beberapa hari kemudian laporan penjualan bisa didapatkan. Sehingga laporan yang dihasilkan tidak menunjukan kondisi penjualan pada hari tersebut. Demikian juga untuk laporan-laporan yang lain.

Hal ini berakibat pada kebijakan bisnis yang diambil tidak didasarkan pada kondisi perusahan terkini. Sehingga kebijakan yang dijalankan lebih banyak menggunakan feeling & perkiraan-perkiraan saja. Hal ini tentu tidak baik, feeling dan perkiraan banyak dipengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang. Jika kondisi fisik dan mentalnya sedang mengalami down maka bisa jadi kebijakan bisnis menjadi tidak tepat bagi perusahaan. Pimpinan perusahaan membutuhkan tool yang bisa menampilkan berbagai macam informasi tentang perusahaannya secara terkini seperti yang dimiliki pilot maupun pengemudi mobil.

Aplikasi tersebut dikenal dengan nama enterprise dashboard. Enterprise dashboard bukan merupakan nama spesifik sebuah aplikasi seperti Ms. Word, Excel atau OpenOffice, tapi merupakan penyebutan untuk istilah umum mengenai perangkat lunak yang digunakan pada level manajemen. Aplikasi ini menampilkan kondisi terkini perusahaan melalui data-data yang ditampilkannya. Ditataran level aplikasi, aplikasi ini berada pada level Executive Information System yang juga merupakan kelompok perangkat decision support system (DSS). Enterprise dashboard juga berfungsi sebagai early warning system, menampilkan informasi indikator-indikator bisnis, maupun hasil pengolahan aplikasi-aplikasi bussines intelligence. Indikator-indikator bisnis yang ditampilkan dalam bentuk visualisasi dalam grafik (batang, lingkaran dll bukan hanya angka), sering kali juga ditampilkan mengunakan warna-warna lampu lalu lintas maupun model spedometer kendaraan. Warna hijau menunjukan indikator bisnis yang sehat, warna kuning memberikan peringatan untuk hati-hati, merah menunjukan kondisi bahaya. Selain itu enterprise dashboard juga menampilkan perbandingan data indikator bisnis dengan data indikator pada periode sebelumnya untuk menunjukan perkembangan perusahaan.

Apa saja indikator bisnis yang bisa ditampilkan dalam enterprise dashboard ? Indikator-indikator seperti data penjualan, produksi, kinerja perusahaan (KPI), serta indikator lain yang biasa digunakan oleh pimpinan perusahaan sebagai alat bantu mengambil kebijakan bisnis. Indikator-indikator tersebut ditampilkan dalam bentuk rangkuman ringkas namun sarat informasi (dalam bentuk gambar/grafik). Singkatnya enterprise dashboard digunakan untuk merangkum semua informasi perusahaan dalam satu panel kontrol.

Perusahaan XXX ternyata bisa berkembang walaupun tidak menggunakan enterprise dashboard mengapa bisa demikian? Perusahaan memang bisa dijalankan tanpa bantuan enterprise dashboard. Sama seperti mengemudikan motor yang tidak memiliki spedometer meskipun harus sering-sering berhenti untuk melihat tangki bensin. Tapi bagaimana jika yang dikendarai itu pesawat terbang? Pilot tidak bisa berhenti seenaknya dilapangan sepakbola atau bandara. Bantuan informasi dengan panel kontrol tentu dibutuhkan. Menggunakan enterprise dashboard sebagai panel kontrol perusahaan memberi kemudahan bagi manajer untuk me-manage perusahaan. Perusahaan akan lebih cepat merealisasikan rencana bisnisnya karena sopir tinggal melihat panel kontrol tanpa harus sering berhenti untuk melihat tangki bensin. Cukup melihat indikator di spedometer, jika bensin tinggal sedikit belokkan saja di POM bensin terdekat untuk mengisi bahan bakar. JIka mau melihat tampilan aplikasi model enterprise dashboard itu seperti apa…silahkan kunjungi situs http://dashboardspy.com/,. Situs ini menampilkan banyak sekali model enterprise dashboard yang digunakan/diproduksi oleh berbagai perusahaan.

Silahkan baca juga: BSC, performance management.

technorati tags:,

Blogged with Flock

6 thoughts on “Enterprise Dashboard, tool untuk eksekutif..

  1. mas A Wishnu Winanto,

    Enterprise dashboard ini digunakan di top level management perusahaan. Penggunaannya antara lain untuk monitor kondisi perusahaan, membantu menentukan keputusan yang efektif serta membantu dalam membuat perencanaan strategis perusahaan.

    Enterprise dashboard lebih cenderung dikelompokkan sebagai institutional dss.

    CMIIW🙂

  2. pak heu..
    saya diberi tugas untuk membuat TOR business dashboard d tempat saya bekerja.tapi saya masih bingung tentang penentuan KPI dan menganalisa KPI2 tersebut. gimana caranya mengelompokan KPI2 tertentu sehingga menujukan warning tertentu (bagus,normal,gawat).
    atau bapak mungkin punya literatur yg bisa saya baca..??
    terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s