Balance Scorecard


Balance Scorecard (BSC) sebuah metode manajemen pengelolaan kinerja perusahaan yang sudah banyak dipake diberbagai perusahaan. Framework BSC memandang kinerja perusahaan harus dilihat secara seimbang antara kinerja perusahaan di masa lalu (past) dengan masa depan (future). Keseimbangan antara keduanya itu menjadi tolok ukur kinerja perusahaan.

Mengelola kinerja perusahaan adalah menentukan Key Performance Indicators (KPI) yang digunakan untuk merepresentasikan kinerja perusahaan. Ibarat anak sekolahan KPI adalah semacam mata pelajaran yang diakhir periode (semester ato caturwulan) akan dilaporkan nilainya. Definisi Kpi sendiri adalah sebuah metrik (terukur & dapat diukur) yang menyatakan efektifitas dan efisiensi sebuah pekerjaan. Ada banyak indikator kinerja yang bisa digunakan untuk mengukur akan tetapi harus dipilih benar indikator-indikator yang menunjukan efektif & efisiensinya sebuah pekerjaan.

Yang terjadi dibanyak perusahaan, kinerja diukur berdasarkan kinerja keuangan. Hal ini memang tidak salah, keuangan yang baik memberikan informasi bahwa perusahaan tersebut dalam kondisi yang sehat namun kinerja keuangan hanya memberikan penjelasan tentang kondisi perusahaan di masa lalu, sementara kinerja di masa sekarang atau masa depan tidak dapat kita ketahui.

Balance scorecard membagi kinerja perusahaan dalam 4 perspektif pokok yaitu financial, customer, internal business process, dan learning & growth. Perspektif financial menampilkan kinerja perusahaan di masa lalu sedangkan ketiganya merupakan kinerja masa depan. Pada perkembangan sekarang ada penambahan elemen ke 5 yaitu: Community Development (comdev).

Sering terjadi kesalahan dalam memahami makna balance di BSC, masih banyak yang berpikir bahwa yang dikatakan balance tersebut adalah seimbang dalam ukuran jumlah perspektif. Hal ini tentu saja merupakan sebuah kesalahan. Makna balance dalam BSC adalah dalam menilai sebuah kinerja harus seimbang, karena kinerja sebuah perusahaan tidak bisa dilihat dari kinerja yang telah lalu (financial) akan tetapi hal-hal yang menentukan kinerja masa depan (customer, internal business process dan learning & growth) juga harus diperhatikan. Boleh saja sebuah perusahaan memperoleh laba yang besar, namun jika customernya berpaling ke yang lain maka dapat disimpulkan kinerjanya dimasa depan akan berkurang. Sebuah pengelolaan kinerja merupakan proses yang berjalan secara terus menerus.

Salah satu perbedaan metode balance scorecard (dibandingkan dengan metode yang lain seperti IPMS) adalah Kpi-kpi dalam balanced scorecard diturunkan dari visi dan misi perusahaan yang dideploy sampai pada strategy objectif. Baru dari strategy objectif ini bisa diidentifikasikan Kpi-kpi yang diperlukan. Hal ini berbeda dengan metode IPMS yang membentuk Kpi-kpi dari stackholder requirement.

IPMS

Integrated Performance Management System (IPMS) adalah salah satu metode yang digunakan untuk menentukan Kpi-Kpi. Berbeda dengan BSC yang berasal dari Amerika, IPMS lebih berkembang dan populer di Eropa/Inggris. Dalam menentukan Kpi, IPMS berpatokan pada stackholder requirement. Dari kebutuhan masing-masing stakeholder dapat diidentifikasikan Performance Indicators (PI). Selanjutnya dari PI-PI yang ada bisa dipilih Kpi-Kpi yang bisa digunakan.

Indentifikasi dengan IPMS menghasilkan PI yang jauh lebih banyak dan mudah daripada dengan menggunakan BSC, akan tetapi menentukan Kpi yang tepat dengan menggunakan IPMS menjadi lebih sulit. Jika BSC lebih merupakan pendekatan top-bottom, maka IPMS merupakan pendekatan bottom-up dalam menentukan Kpi2.

Implementasi

Sering terjadi kebingungan dalam menentukan metode yang akan digunakan. Pemilihan metode sangat tergantung pada kondisi perusahaan itu sendiri. Pada umumnya BSC lebih disering digunakan pada organisasi yang mencari keuntungan (profit), sedangkan IPMS sering digunakan untuk menentukan Kpi pada organisasi nonprofit. Dalam beberapa kasus menggunakan kombinasi keduanya akan lebih mudah, hal ini sering disebabkan karena sulitnya mendeploy visi, misi perusahaan ke strategy objectif. Setelah didapatkan PI-PI kemudian di linkingkan dengan visi-misi dan strategy perusahaan.

Artikel terkait:

critical business process, what is performance management, strategy maps, pembobotan kpi, komitmen top manajemen, visi misi organisasi

24 thoughts on “Balance Scorecard

  1. Benar juga kata Lord Kelvin,IEC’s first President (1906).
    ‘If you cannot MEASURE it, you cannot IMPROVE it’.Dengan BSC kita mempunyai UKURAN untuk kita dapat berkembang organisasi/ perusahaan kita

  2. # tiono
    BSC bukan hanya mengelola kinerja manajemen saja akan tetapi digunakan untuk mengelola kinerja perusahaan secara keseluruhan.

    # Nursari
    Dengan mengukur kinerja perusahaan kita bisa mengetahui kondisi perusahaan saat ini (apakah kondisinya meningkat, stagnan atau malah turun). Sama halnya dengan fungsi General check-up yang digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan kita. BSC sekarang sudah menjadi tool yang digunakan untuk menentukan strategy perusahaan bukan hanya sebagai performance management system.

  3. Mohon kami diberikan cara membuatnya secara praktis karena kami, hanya lulusan SMA tetapi waktu belajar kurang karena bekerja setiap hari sampai malam. untuk itu tolonglah kami agar kami mudah memahami untuk kegiatan usaha kami

  4. Pak bambang,

    Untuk memahami kegiatan usaha, langkah yang harus di lakukan adalah melakukan identifikasi kriteria order winner dan order qualifier dari kegiatan usaha anda. Silahkan baca artikel mengenai order winner dan order qualifier sini. dari situ pak bambang akan mudah untuk memahami kegiatan usaha bapak.

    Pak bambang sebaiknya juga mengikuti pelatihan-pelatihan pengelolaan kinerja untuk menambah pengetahuan mengenai sistem pengelolaan kinerja perusahaan. Saat ini sudah banyak training mengenai sistem pengelolaan kinerja seperti training balance scorecard.

    semoga bisa membantu

  5. selamat siang Pak Heru,
    saya seorang mahasiswa di salah satu universitas swasta di jakarta. saat ini saya sedang menyusun skripsi yang berkaitan dengan Balance Scorecard (BSC) dalam hubungannya dengan Organizational performance. saya ingin tanya, bagaimana atau sebaiknya dengan instrumen apa yang sebaiknya saya gunakan untuk mengukur tingkat Product Life-cycle stage suatu perusahaan dalam hubungannya dengan penerapan Balance Scorecard. terima kasih dan saya akan tunggu jawaban dari Anda.

  6. Mohon penjelasan tentang kaitan erat antara ABC system dan Balanced Scoredcard. kata dosen saya kaitannya sangat erat dan saya disurh mencari dimana letak kaitannya.. saya mohon dibantu karena saya kurang mengerti memang erat tapi saya juga tidak tau bagaimana menjelaskan secara detail. tolong ya pak.. terima kasih…

    • ABC adalah metode mengalokasikan biaya overhead terhadap produk, sehingga biaya yang tidak ada kaitannya dengan produk tidak dibebankan kepada pelanggan. Sementara BSC adalah mengukur capaian kinerja suatu entitas. sehingga ABC/aktivity based costing system beda dengan BSC/balanced scorecar.

  7. Pa Heru, saya tertarik untuk mempelajari Balanced Scorecard, dan sekarang sdg menyusun penelitian ttg Manajemen Kinerja Berbasis Balanced Scorecard. Saya kekurangan Refrensi termasuk hasil-hasil penelitian terdahulu. Bisakah Pa Heru membantu ?

  8. #dimas tejo.
    Salam kenal pak,

    Akurat atau tidaknya BSC dalam menggambarkan kinerja perusahaan tergantung pada KPI-KPI yang digunakan untuk mengukur kinerja.

    Titik pentingnya adalah penentuan KPI yang sesuai dengan visi dan misi strategi perusahaan. KPI yang sesuai dengan visi misi strategi akan membantu anda melihat kinerja perusahaan yang selaras dengan visi dan misi strategi. Sebaliknya KPI yang tidak tepat akan menggiring anda kearah yang salah dalam melihat kinerja perusahaan. Sehingga pada saat melakukan evaluasi KPI akan dengan mudah bisa dilihat apakah kinerja perusahaan sudah sesuai dengan visi misi strategi atau tidak. Jika ada KPI yang nilainya rendah maka kita dapat melakukan evaluasi serta perbaikan kinerja proses bisnis yang diukur dengan KPI tersebut.

  9. Salam Kenal..
    Saat ini saya sedang mendalami Bsc dan saya tertarik dengan posisi Community Development yang dimasukkan sebagai bagian dalam perspektif BSC..
    Aku mau minta tolong dimana aku bisa mendapatkan penjelasan lengkap tentang perspektif Community Development tersebut dalam BSc..karena saya masih sangat kurang referensi tentang hal tersebut…Tolong yah Pak

    Terima kasih

  10. Salam kenal pak Heru..

    Saya baru pertama kali masuk sini pak dan sangat tertarik dengan artikel2 bapak..perihal Management dsb.
    mohon informasinya pak dimana saya bisa mengetahui setiap perkembangan dari QMS ISO 9001:2000 dan mulai dari mana saya bisa belajar mendalami BSC.
    Terima kasih banyak pak.

  11. Salam kenal Pak Heru

    saya bpertama kali masuk sini.
    saat ini saya sedang mendalami tentang BSC.
    saya mau bertanya, apa kaitan antara BSC dan motivasi?
    mohon Pak Heru mau menjelaskannya. kalau bisa sama contoh kongkrit mengenainya.
    Terima kasih banyak Pak, mohon dijawab secepatnya.

  12. Pak Heru salam Kenal,
    Saya ingin menggunakan Jasa konsultan BSC yang tentu nya bukan teori saja , mohon informasi apakah Bapak juga menerima penugasan langsung untuk perusahaan, terima kasih

  13. Balanced Scorecard merupakan sebuah Tool Manajemen yg dikembangkan oleh kaplan, (coba kunjungi wwww,balancedscorecard.com) karena adanya kemandekan di dalam penilaian kinerja yg hanya berbasis finansial ae. BSC memiliki ciri yaitu ada 4 perspektif (perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, proses bisnis internal, kastamer dan keuangan) yang di kaitkan secara komprehensif, terukur, seimbang. dan yang penting BSC sekarang naik pangkat sudah menjadi alat perencanaan strategik bagi korporasi. kalau anda ingin mengetahui BSC secara detil anda juga dapat hubungi SUHU saya BPk Drs Mulyadi, MBA, beliau adalah dosen tetap FE UGM, dan kebetulan Dosen Pembimbing S1 saya di UGM jogja. selamat mencoba. Sukses.

  14. pak heru ni ya orange kreatif banget.adakah makalah atau penelitian tentang BSC yg di kerjakan secara step by step pak, soalnya klo teori aja ya ni bingung melulu isinya.

  15. Ping-balik: Karakteristik DSS dinamis untuk lingkungan bisnis dinamis. « 超自然 の ブログ

  16. selamat pagi pa..

    saya sekarang sedang di semester akhir dan ingin membuat tugas akhir saya mengenai ukuran balance scorecard pada perusahaan BUMN..

    lalu pertanyaan saya,
    apakah perusahaan-perusahaan BUMN untuk saat ini banyak yang menggunakan balance scorecard?

    terima kasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s