Strategy Map


Strategy Map adalah sebuah diagram yang menunjukan visi, misi, strategi organisasi diimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari pada setiap unit bisnis dengan menggunakan Kpi. Dengan menggunakan strategy map bisa di dilihat dengan jelas keterkaitan antar visi, misi organisasi dengan Kpi. Strategy Map dibuat dengan menghubungkan strategic objectif organisasi secara eksplisit dengan masing-masing Kpi yang dikelompokan dalam ke empat perspektif balance scorecard (financial, customer, internal business process dan Learning & growth ). Kaplan memperkenalkan strategy map sebagai transformasi balance scorecard dari sistem pengelolaan kinerja menjadi sistem manajemen strategik. Konsep ini diperkenalkan pada tahun 2001.

Strategic objectif di deploy menjadi beberapa strategi pada setiap perspektif. Strategi-strategi tersebut saling terkait dalam hubungan yang disebut sebagai cause effect relationship. Beberapa strategi akan mensupport strategi yang lain, demikian pula sebaliknya beberapa strategi didukung oleh strategi yang lain. Dalam strategy map tidak ada strategi yang berdiri sendiri. Strategy Map menjadi bagian dari framework balance scorecard untuk mendapatkan tampilan visual dari strategi untuk value creation organisasi.

Strategy map memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Semua informasi strategy map berada dalam satu diagram, untuk mempermudah melihat hubungan antar perspektif.
  • Strategi-strategi yang dibuat mengacu pada strategy objectif organisasi.
  • Ada empat perspektif yang digunakan sesuai dengan framework BSC yaitu financial, customer, internal business process, learning & growth.
  • Setiap perspektif memiliki strategy-strategy yang saling berhubungan baik dalam satu perspektif maupun dengan strategy yang ada di perspektif yang lain.
  • Garis panah menunjukan cause and effect relationship.

Kaplan menyatakan ada 5 prinsip dalam membuat strategy map, yaitu:

  1. Strategy balances contradictory forces.
  2. Strategy is based on a differentiated customer value proposition.
  3. Value is created through internal business processes.
  4. Strategy consists of simultaneous, complementary themes.
  5. Strategic alignment determines the value of intangible assets.

Dengan menghubungkan strategy objectif dengan shareholder value creation, customer management process, human capital, product strategy, growth strategy dan lainya dalam satu diagram mempermudah untuk menghubungkan setiap strategi sesuai strategy objectif serta memudahkan komunikasi strategi diantara pengambil keputusan dengan bawahan.

Dengan menggunakan strategy map maka implementasi strategi organisasi akan lebih mudah dilakukan. Namun yang perlu di ingat tantangan terbesar bukan pada menggambarkan strategi dalam strategy map tetapi adalah implementasi strategi yang sudah dibuat.

baca juga: visi misi organisasi

technorati tags:, , , , , , ,

Blogged with Flock

6 thoughts on “Strategy Map

  1. Pak Heru, artikel anda sangat bermanfaat.. excellent. Mohon saran bagaimana bisa belajar BSC otodidak

    Saya juga diminta mengkonsep startegic map di kementerian… belum tahu harus mulai dari mana…. bisa berikan saya saran???

    Thanks a lot

    • Bu Nurbaiti Haikal,

      terima Kasih untuk atensi dan kunjungannya di blog ini, ehm..saya sangat senang artikel ini bisa bermanfaat bagi pengunjung blog ini.

      Sama seperti anda, saya juga tidak belajar BSC dalam pendidikan formal. Saya beruntung karena dulu sempat lama bergabung sebagai tim IT di sebuah konsultan manajemen sistem pengeloaan kinerja, dari situ saya akhirnya belajar tentang manajemen pengelolaan kinerja secara teori dan implementasinya.

      Mungkin langkah-langkah ini bisa anda lakukan:

      1. Baca buku-buku yang membahas tentang BSC, terutama yang ditulis oleh Kaplan dan Norton. BSC pada awalnya di desain untuk korporasi dengan tujuan utama bagaimana sebuah perusahaan bisa menjadi pemenang dalam persaingan usaha, karena anda menyebutkan kalau anda bekerja di kementerian yang tentunya berbeda dengan perusahaan, sebaiknya anda juga membaca buku “Balanced Scorecard, step-by-step for government dan nonprofit agencies” yang di tulis oleh Paul R. Niven diterbitkan oleh John Wiley and sons
      2. Sebaiknya anda juga ikut pelatihan-pelatihan pengelolaan kinerja yang menggunakan framework BSC. sekarang ini banyak lembaga konsultan yang menawarkan pelatihan-pelatihan seperti itu

      Strategy map merupakan penjabaran dari visi dan misi perusahaan (dalam konteks anda adalah di kementerian tempat anda bertugas). Tentukan objectives dari ke 4 domain BSC (Finansial, Internal Business Process, Customer, Learning and Growth) untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, sehingga setiap aktivitas dalam 4 domain BSC merupakan satu rangkaian yang saling terkait untuk mewujudkan visi dan misi kementerian. Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca artikel “Having trouble with your strategy ? then map it” yang di tulis kaplan dan norton pada Jurnal Harvard Business Review edisi september – oktober 2000

      semoga bisa bermanfaat..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s