Tips Pernikahan
Selasa, April 25, 2006
Hubungan pernikahan memerlukan rasa pengertian yang mendalam antara suami-istri. Berikut ini adalah tips-tips untuk hubungan keduanya yang di terjemahkan dari situs soundvision.com
Jangan Menjadi Penguasa
meskipun Islam menjadikan suami sebagai pemimpin rumah tangga, muslim dilarang untuk menjadi diktator atau tiran. Muslim diajarkan untuk melayani istri dengan baik. Nabi SAW pernah bersabda “sebaik-baiknya orang beriman adalah orang yang memilik tingkah laku yang baik, dan orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang berbuat baik kepada istrinya”
Menjadi Patner dalam mengambil keputusan
mengikuti prinsip syuro’ dan membuat keputusan sebagai keluarga. Keharmonisan rumah tangga akan lebih jika keputusan yang diambil tidak sepihak dan semua anggota keluarga menjadi bagian dari pengambilan keputusan tersebut.
Jangan Emosional
jangan pernah emosional baik secara fisik maupun mental kepada pasangan. Nabi SAW tidak pernah menyakiti istrinya. Nabi SAW pernah bersabda “bagaimana mereka bisa berbuat menjadikan istri-istri mereka disiang hari sebagai budak, dan tidur dengan istri mereka di malam hari”
Hati-hati dengan Ucapan
hati-hati dengan ucapan yang engkau katakan ketika dalam keadaan sedih atau emosional. terkadang engkau akan mengatakan sesuatu yang tidak pernah diucapkan ketika tidak marah. jika engkau marah, tunggu hingga engkau tenang sebelum memulai percakapan.
Tunjukan Perhatian
tunjukan perhatian pada pasangan anda. bersikap baik, pengertian dan sayang.
Tunjukan Apresiasi
menunjukan apresiasi terhadap yang pasangan kita lakukan untuk keluarga. Jangan pernah membuat suami/istri merasa bahwa dia tidak cukup baik pada keluarga atau engkau tidak puas dengan apa yang dia lakukan atau perkerjaannya, kecuali, tentu saja jika dia terlalu malas dan tidak pernah mencoba untuk membahagiakan keluarga. Nabi SAW bersabda “pada hari kiamat nanti, Allah tidak akan melihat wanita yang tidak berterimakasih kepada suaminya”.
bekerja sama dalam urusan rumah tangga
Nabi SAW dikenal membantu istri-istrinya dalam pekerjaan rumah tangga. Jika Nabi SAW tidak melakukan perkerjaan tersebut, maka seorang suami tidak akan melakukanya.
Komunikasi adalah Hal yang penting
komunikasi, komunikasi, komunikasi! adalah kata-kata yang sering diucapkan dalam konseling dan memang hal tersebut perlu dilakukan. Suami Istri perlu saling berbicara. Adalah lebih baik jika dalam menghadapi masalah dibicarakan lebih dini dan terbuka,
Lupakan persoalan yang telah berlalu.
jangan pernah mengungkit-ungkit persoalan yang sudah diselesaikan di masalalu.
Hidup Sederhana
Jangan merasa cemburu dengan orang lain yang hidup lebih baik daripada kita. Allah yang memberikan rejeki. Melihat orang lain yang hidup kurang dari kita akan membuat kita merasa lebih bersyukur. Bersyukur akan memberikan banyak manfaat kepada kita.
Berikan pasangan Waktu untuk sendiri
bila pasangan anda tidak ingin selalu bersama sepanjang waktu, tidak berarti dia tidak mencintai anda. Orang membutuhkan waktu untuk sendiri dengan berbagai alasan. Terkadang mereka ingin membaca, memikirkan masalah pribadi atau hanya ingin relaks. Jangan membuat mereka merasa berdosa ketika ingin sendiri.
Mengakui kesalahan
Ketika engkau membuat kesalahan, akui kesalahan tersebut. Ketika pasangan anda membuat sebuah kesalahan, segera maafkan. JIka memungkinkan jangan membawa kemarahan diwaktu tidur.
Hubungan fisik penting.
Selalu sediakan waktu untuk melakukan sex, jangan berhubungan sex dengan egois. Bersikap sabar terhadap pasangan ketika melakukan sex.
Makan Bersama
Jika dimungkinkan, sering-seringlah makan bersama. Nabi SAW tidak pernah mencela makanan yang dihidangkan kepadanya.
Jangan mendiskusikan masalah suami-istri dengan orang lain
Jangan pernah mendiskusikan pernikahan dengan orang lain sesuatu yang pasangan anda tidak mengijinkanmu membicarakannya, kecuali jika ada alasan islami untuk melakukannya. Beberapa suami-istri, percaya atau tidak, akan membicarakan tentang kondisi fisik pasangan mereka kepada orang lain. Hal ini tidak boleh dilakukan, informasi tentang hal-hal tersebut hanya boleh diketahui oleh anda dan pasangan anda.Pernikahan yang baik memerlukan kesabaran dan keramaha, pengorbanan, empati, cinta, pengertian, kerja keras, saling memaafkan. semuanya itu dapat di rangkaikan dalam satu kalimat: selalu memperlakukan pasangan dengan cara seperti kita inginkan orang lain lakukan terhadap kita.
ehm…semoga kita bisa menjadi suami/istri yang baik. amien
baca juga: amal yang disukai Allah SWT, Bijak menegur pasangan
Selasa, Mei 9, 2006 at 02:37
ehhhhhhm amin
Selasa, Juli 18, 2006 at 14:49
baiknya tipsnya lebih spesifik lagi dan di beri contoh.
Senin, Juli 24, 2006 at 01:15
Untuk Ansar:
Makasih untuk sarannya…contoh-contohnya akan pelan-pelan menyusul
Jumat, Juli 28, 2006 at 00:41
dlm kenyataannya kalo aku lbh sering lupa ama tips kek gitu, hehe… nah, ada tip utk ngingat tips gak?
Jumat, Juli 28, 2006 at 01:02
mba Endah:
. Posting di blog adalah salah satu cara supaya ngga lupa tips
:D.
heee…aku jg sering lupa..
Ada juga cara yang lain…yaitu sering-sering ngasih ‘tips’ ( sarannya yang ini ngga nyambung yach..)
Jumat, November 17, 2006 at 10:33
Kami baru baca sekarang, kasih kita dong tip pengaturan keuangan rumah tangga yang baik.
Kira-kira bila kita sama2 bekerja, siapa yang memegang uang penghasilan suami istri bila suami dan istri sama-sama bisa memanage keuangan, karena disinyalir jaman sekarang ini bila suami memegang uang banyak gampang tergoda gaya hidup dugem dan suka ABG-an….apalagi ABG sekarang kebanyakan nyamber2 ama cowok kantong tebal ga peduli dia itu suami orang.
Jumat, November 17, 2006 at 14:31
Mba/Bu Lina:
) dalam berbagai masalah rumah tangga termasuk masalah keuangan. Jika salah satu dari kita berdua akan menggunakan uang untuk suatu keperluan pasti saling memberitahu satu dengan yang lain. Misalnya jika saya perlu uang untuk membantu sekolah adik, sebelumnya saya memberitahukan kepada istri saya. Demikian juga jika istri saya membutuhkan uang keperluan pribadi atau keluarganya pasti sebelumnya memberitahukan saya dan lain sebagainya.
), kemudian sebagian dialokasikan untuk keperluan rumah tangga selama 1 bulan kedepan sisanya disimpan untuk keperluan yang lain. Bagi saya dan istri tidak ada istilah “uang suami” atau “uang istri” yang masing-masing dipegang sendiri oleh suami atau istri, namun yang ada adalah uang milik keluarga. Lha terus yang pegang uang siapa dong? Klo saya sendiri lebih cenderung mempercayakan istri untuk memegang uang..walaupun sebenarnya bukan masalah siapa yang harus memegang uang. Yang penting adalah suami dan istri sama-sama saling mengetahui kemana uang tersebut dibelanjakan atau digunakan. Tentunya komunikasi antar suami-istri harus lancar serta ada rasa saling percaya yang dibangun antar suami istri. Seperti yang disebutkan dalam tips pernikahan diatas “Komunikasi adalah Hal yang penting”.
Saya sampaikan terima kasih telah berkunjung di blog ini. Masalah uang memang bisa menjadi sumber perselisihan antara suami-istri jika tidak dikelola dengan bijak. Namun yang saya sampaikan ini bukanlah tips, tapi lebih sekedar sharing/berbagi opini & pengalaman. Saya juga baru membina rumah tangga dan istri saya kebetulan juga bekerja.
Saya dan istri telah bersepakat untuk menganut manajemen terbuka (istilah kerennya: transparan
Diawal bulan gaji kami berdua dikumpulkan jadi satu (maklum..sama-sama berstatus kuli
Yang terpenting serta harus menjadi landasan dalam keuarga adalah agama. Suami-istri harus sama-sama saling meningkatkan kualitas keagamaan dengan memperdalam pengetahuan agama, memperbanyak ibadah dan amal shalih serta saling memberi nasehat dalam kebaikan dan takwa. Komitmen keluarga pada tuntunan agama harus menjadi pondasi dalam rumah tangga.
Beberapa alamat situs dibawah ini berisi beberapa tips mengenai pengaturan keuangan keluarga (klo yang ini dari pakarnya langsung, jadi bisa dijadikan referensi beneran):
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0605/26/hikmah/utama02.htm
http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=12466
http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2005/0624/eur2.html.
Sabtu, Desember 9, 2006 at 17:28
ooo begitu yak… makacih
Sabtu, Desember 16, 2006 at 15:47
bagus
Sabtu, Desember 16, 2006 at 15:50
bagus,unutk di pelajari
Sabtu, Desember 16, 2006 at 15:52
pelajaran berharga untuk kita
Sabtu, Desember 16, 2006 at 16:00
untk calon istri ku
Minggu, Desember 24, 2006 at 23:01
Saya sering tengkar dengan istri karena mertua.
Minggu, Januari 7, 2007 at 19:16
tolong kirimkan ke email saya
Senin, Januari 8, 2007 at 10:15
Mas anto,
artikel yang anda minta sudah saya kirim ke email. silahkan di cek di mailbox anda.
Sabtu, Januari 13, 2007 at 08:49
Yang penting, pernikahan ibarat tanaman, yang harus disiram dan dipupuk setiap hari. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan komunikasi yang efektif, memberi kejutan dihari-hari tertentu, dan jangan lupakan bahwa suami atau isteri tetap orang lain, yang harus tetap mempunyai ruang untuk bersosialisasi, atau kadang2 perlu menyendiri.
Pengelolaan keuangan rumah tangga, bisa seperti prinsip keuangan perusahaan, sejak awal ada planning, kira2 apa yang wajib dan tidak untuk dilakukan. Hal ini perlu jika kedua suami isteri bekerja. Jika dilakukan dengan penuh tanggung jawab, kehidupan suami isteri akan terasa indah.
Selasa, Januari 16, 2007 at 10:15
mba edratna, trims untuk tambahan tips-tipsnya.
Selasa, Juli 24, 2007 at 10:31
thank’s bgt ya… sarannya. doakan aku biar menjadi istri yang baik
Rabu, Agustus 1, 2007 at 15:10
pengin juga nih jd istri yg baik buat suami…
bisa ga yah???hehehhe….
Mbak hany..Insya Allah bisa kok. Syaratnya luruskan niat untuk ikhlas dan kuatkan tekad.
Senin, Desember 10, 2007 at 10:02
Apakah anda tidak puas dengan kualitas hidup anda saat ini?
Serta selalu cemas dengan kondisi finansial dn masa depan anda?
Anda ingin bebas dari masalah finansial?
Anda ingin tahu bagaimana caranya?
Anda ingi tahu,apa dan bagaimana rahasianya untuk mencapai semuakemauan anda tsb?
kunjungi http://www.superhotbiz.com/?id=tonyni
Dan dapatkan informasi,cara,berikut rahasia yang dapat mebuat anda kaya-sukses-bahagia,menikmati hidup seperti yang anda inginkan,serta terbebas dari segala masalah finansial yang anda hadapi sekarang ini.
Rabu, Januari 30, 2008 at 16:23
saya baru mau menikah tgl 10 feb 2008 , tapi saya mempunyai ibu tiri yang egois hanya mementingkan keluarganya saja . dia membantu acara kami karena ia sudah menikah dengan org tua laki2 saya .dalam membantunya dia mengambil keuntungan dapat membatu keluarganya , dan saya tidak mungkin menyelesaikannya persiapan resepsi itu sendiri karena saya harus memperhatikan kepentingan saya sendiri mulai baju dan sebagainya. saya harus tetap mengahargai keinginananya walau secara halus dia menyuruh semua keluarganya harus dihitung ( saya dan org tua laki2 tidak punya saudara lagi di sini )dan ibu tiri saya itu menunjukan ke angkuhannya dengan membebani saya anak pertama wanita dengan acara seperti ini . Bagaimana cara saya menghadapinya ? sementara dana kami tidak terlalu banyak ? saya takut orng tua saya pecah dengan saya menetang utuk melakukan hal2 sampai berhutang ?….
Selasa, September 9, 2008 at 09:06
Mau donk tips pernikahannya di email ke aku… Please.. Thx
Jumat, November 28, 2008 at 07:08
tipsnya sangat bermanfaat, sukses selalu!
Rabu, Januari 21, 2009 at 16:32
eemmmm…….
misi…. gini Loh aq beNtar Lg mo maRRied
tP caLon suAmiq tuH oRg_X teMpraMenT
semeNtara bLn_apRiL nNt qT daH reNcana mw niKah
kLo ja wKt biSa di’uLaNg. . . mGkN Q miLih bwT Ga knaL dia!!!
s’aNdai_x Q ga ba_Xk ruGi ma dY??????
mGkn gaMpaNg kaLi iaGh beBas dR niY pRobLem!!
N ga pRL keNa bOgeM dr soDara”q + dY jG!!
Rabu, Februari 11, 2009 at 12:49
ADA TIPS UNTUK SUAMI MISTRI YANG TINGGAL BERJAUHAN GA
? KIRIM KE EMAILKU DONK…….
Jumat, Maret 20, 2009 at 08:49
ko mo nkah ya ru????
lum wktuna…
dn ak akn mngatkn bhwa commentmu ntu lo bhasana kgak than ak…
Rabu, Juli 1, 2009 at 19:06
saya insya allah mau nikah habis lebaran nanti…. dulu sy sangat bersemangat tapi kenapa seiring dengan waktu yang tinggl berapa bulan lg saya malah merasa gugup?? kenapa ya..
Senin, Juli 6, 2009 at 21:32
Gugup menjelang pernikahan adalah sesuatu hal yang wajar, hampir semua calon pengantin mengalaminya. Oleh karenanya anda tidak usah khawatir secara berlebihan.
Yang terpenting adalah tetap jalin komunikasi yang intensif dengan calon suami/istri, saling menjaga diri serta yang terpenting adalah untuk selalu tawakkal.
semoga bisa membantu.
Selasa, Juli 14, 2009 at 19:42
hiiiiiiiiiiiiiiiiii asiiiiiiiiiiiiik
Rabu, Oktober 14, 2009 at 12:52
[...] saya, hehe), berikut ada beberapa tips dalam menghadapi kehidupan rumah tangga yang saya kutip dari sini, insya Allah bermanfaat [...]
Sabtu, Oktober 17, 2009 at 20:52
Mudah2an smua tips itu bisa ada pada diriku dan menjadi
Istri yg baik buat suamiku…
Aminnnnn…..